Gambar 1. Foto bersama ibu-ibu anggota PKK Desa Jeruklegi Wetan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan sosialisasi pembuatan es krim jagung bersama ibu-ibu PKK yang bertempat di Balai Desa Jeruklegi Wetan pada Sabtu, 6 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan komoditas lokal agar memiliki nilai tambah dan potensi ekonomi yang lebih luas.

Pemanfaatan jagung sebagai bahan utama dalam kegiatan ini didasarkan pada potensi yang dimiliki Desa Jeruklegi Wetan. Jagung merupakan salah satu komoditas perkebunan yang menjadi potensi Desa Jeruklegi Wetan. Selama ini, hasil panen jagung umumnya dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya mengenalkan alternatif pengolahan jagung menjadi produk olahan pangan bernilai tambah, sehingga membuka peluang diversifikasi usaha rumah tangga.

 


Gambar 2. Demeonstrasi pembuatan es krim jagung oleh mahasiswa KKN

 

Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi yang disertai demonstrasi dan praktik langsung. Mahasiswa KKN menjelaskan tahapan pembuatan es krim jagung secara sederhana dan mudah diterapkan di rumah, mulai dari persiapan bahan hingga proses pembekuan.

Bahan yang digunakan meliputi 500 ml susu murni, 2 buah jagung, 5 sendok makan gula pasir, 1 saset susu kental manis, 1½ sendok makan tepung maizena, dan 1 sendok makan pengemulsi (SP). Jagung terlebih dahulu direbus hingga matang, kemudian dipipil. Biji jagung diblender bersama gula, susu kental manis, dan susu murni hingga halus, lalu disaring agar menghasilkan tekstur yang lebih lembut.

Adonan hasil saringan dipanaskan sambil diaduk hingga hampir mendidih. Tepung maizena yang telah dilarutkan dengan sedikit air kemudian ditambahkan ke dalam adonan dan dimasak hingga mengental. Setelah itu, adonan didinginkan dan disimpan dalam freezer selama kurang lebih 7–8 jam hingga membeku.

Tahap akhir, adonan yang telah beku dimixer kembali dengan tambahan pengemulsi (SP) hingga teksturnya lembut dan mengembang. Es krim kemudian dibekukan kembali hingga siap disajikan.

 


Gambar 3. Ibu-ibu PKK ikut serta dalam proses pembuatan es krim jagung

Ibu-ibu PKK aktif dan antusias selama mengikuti kegiatan, tidak hanya memperhatikan jalannya demonstrasi, tetapi juga ikut serta dalam proses pembuatan es krim jagung. mengajukan pertanyaan seputar teknik pengolahan, ketahanan produk, dan kemungkinan pengembangan usaha. Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN UNS berharap masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, memperoleh wawasan baru tentang pengolahan komoditas lokal menjadi produk bernilai ekonomis.

Ditulis oleh Mahasiswa KKN UNS Kelompok 25

Bagikan Berita