Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Kelompok 25 mengadakan sosialisasi pembuatan lilin aroma terapi berbahan minyak kayu putih sebagai upaya mendorong pemanfaatan potensi lokal desa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 6 Februari 2026, bertempat di Kantor Desa Jeruklegi Wetan, dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai peserta utama.

Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan alternatif pengolahan minyak kayu putih menjadi produk turunan yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Selain dikenal sebagai bahan penghangat dan obat tradisional, minyak kayu putih juga dapat dimanfaatkan sebagai aromaterapi yang memberikan efek relaksasi serta berpotensi dikembangkan sebagai produk rumahan.

 


Gambar 2. Ibu-ibu PKK ikut serta dalam pembuatan lilin aroma terapi

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai bahan dan tahapan pembuatan lilin aromaterapi secara sederhana dan aman untuk diterapkan di tingkat rumah tangga. Materi disampaikan melalui pemaparan singkat yang dilanjutkan dengan demonstrasi langsung, sehingga peserta dapat memahami proses pembuatan lilin aromaterapi secara praktis.

 


Gambar 3. Ibu-ibu PKK menghias gelas lilin aroma terapi

Ibu-ibu PKK tampak antusias mengikuti setiap tahapan yang diperagakan dan aktif mengajukan pertanyaan seputar teknik pembuatan, penggunaan minyak kayu putih, bahkan peserta turut terlibat langsung dalam proses menghias gelas lilin aroma terapi.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN UNS Kelompok 25 berharap masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dapat memperoleh wawasan baru mengenai pengolahan potensi lokal desa secara kreatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan produk berbasis minyak kayu putih yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun dikembangkan lebih lanjut sebagai peluang usaha di Desa Jeruklegi Wetan.

Ditulis oleh Mahasiswa KKN UNS Kelompok 25

Bagikan Berita