Jeruklegi Wetan, 16 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Jeruklegi Wetan menggelar Malam Tasyakuran dan Pertunjukan Kesenian Karawitan. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur atas kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengkampanyekan semangat Desa Anti Korupsi.
Pertunjukan kesenian karawitan menghadirkan nuansa budaya tradisional yang kental. Alunan gamelan dan tembang Jawa menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk melestarikan warisan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kesenian sebagai Media Kampanye Desa Anti Korupsi
Kampanye Desa Anti Korupsi tidak harus selalu disampaikan melalui kegiatan formal. Nilai-nilai antikorupsi dapat ditanamkan melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan dan kebudayaan. Karawitan, misalnya, mengajarkan pentingnya kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, keselarasan, dan saling menghargai.
Setiap lirik lagu yang dikumandangkan berisi ajakan untuk menolak segala bentuk korupsi.
Pagelaran karawitan pada malam tasyakuran menjadi perpaduan antara pelestarian budaya dan penyampaian pesan moral kepada masyarakat. Kesenian tradisional menjadi media yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai luhur sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.
Dengan semangat kemerdekaan dan gotong royong, Pemerintah Desa Jeruklegi Wetan bersama seluruh masyarakat berkomitmen untuk terus membangun desa yang maju, transparan, berintegritas, dan bebas dari korupsi.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
“Lestarikan Budaya, Perkuat Persatuan, Tegakkan Integritas, Wujudkan Desa Jeruklegi Wetan Anti Korupsi.”
