Upaya penguatan ketahanan pangan di Desa Jeruklegi Wetan terus diwujudkan melalui langkah konkret di sektor peternakan. Salah satunya ditandai dengan selesainya pembangunan kandang domba gibas milik BUMDes Bangkit Makmur yang berlokasi di Dusun Kalibanjar RT 02/RW 02. Pembangunan kandang ini dimulai sejak awal Januari 2026 dan resmi rampung pada Minggu, 8 Februari 2026. Pada hari yang sama, sebanyak 60 ekor domba jenis gibas langsung ditempatkan di kandang tersebut sebagai tahap awal operasional.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan desa dalam mendukung ketahanan pangan, dengan mengalokasikan minimal 20 persen Dana Desa untuk sektor tersebut. Dalam konteks ini, pengembangan peternakan domba masuk dalam bidang peternakan dengan pendekatan tematik, yaitu program yang difokuskan pada satu komoditas unggulan sebagai prioritas pengembangan. Pendekatan tematik ini bertujuan agar pengelolaan lebih terarah, terukur, dan memiliki dampak ekonomi yang jelas bagi desa.

 


Gambar 1. Kandang domba gibas

Pengelolaan 60 ekor domba gibas tersebut masih berada pada tahap pembelajaran dan penguatan sistem. BUMDes Bangkit Makmur berupaya memastikan manajemen pemeliharaan berjalan optimal sebelum nantinya dikembangkan ke tahap pemberdayaan masyarakat, termasuk pemberian edukasi kepada warga terkait teknik budidaya dan manajemen ternak domba. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang keterlibatan masyarakat secara lebih luas.

 


Gambar 2. Domba gibas

Dalam pengelolaannya, peternakan domba gibas ini menerapkan teknik pakan silase atau fermentasi hijauan. Setiap hari, rumput segar dicari dan dicacah terlebih dahulu, kemudian dimasukkan ke dalam tong untuk proses fermentasi. Metode ini memungkinkan penyimpanan pakan dalam kondisi lebih awet dan bernutrisi. Rata-rata satu hari menghasilkan satu tong silase yang digunakan sebagai persediaan pakan ternak. Teknik ini dinilai lebih efisien serta mendukung ketersediaan pakan secara berkelanjutan.

Dengan dimulainya operasional kandang dan masuknya 60 ekor domba gibas, Desa Jeruklegi Wetan menandai langkah konkret dalam pengembangan sektor peternakan berbasis potensi lokal. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan desa, tetapi juga menjadi unit usaha produktif yang mampu meningkatkan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.

Ditulis oleh Mahasiswa KKN UNS Kelompok 25

Bagikan Berita