Desa Jeruklegi Wetan

Pengenalan

Selamat datang di Desa Jeruklegi Wetan di Kecamatan Jeruklegi! Desa ini terletak di kabupaten Cilacap dan menjadi tempat tinggal bagi masyarakat yang beragam budaya, suku, dan agama. Meskipun berbeda-beda, di desa ini terasa kuat nilai kesatuan dalam keragaman yang tercermin dalam semboyan “Bhineka Tunggal Ika”.

Bhineka Tunggal Ika: Pesan Kesatuan dalam Keragaman

Bhineka Tunggal Ika berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”. Konsep ini menjadi landasan bagi bangsa Indonesia untuk hidup berdampingan dalam harmoni meskipun memiliki perbedaan dalam suku, budaya, dan agama.

Desa Jeruklegi Wetan merupakan contoh nyata dari implementasi konsep Bhineka Tunggal Ika. Meskipun terdiri dari beragam etnis dan agama, penduduk desa ini hidup berdampingan secara damai dan saling menghormati satu sama lain.

Penduduk Desa Jeruklegi Wetan

Penduduk Desa Jeruklegi Wetan terdiri dari berbagai suku seperti Jawa, Sunda, dan Batak. Meskipun memiliki latar belakang budaya yang berbeda, mereka mampu memelihara rasa persatuan dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.

Terdapat juga perbedaan agama di desa ini, mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, hingga Budha. Namun, hal ini tidak mempengaruhi hubungan antarwarga. Masyarakat desa secara bersama-sama merayakan hari besar agama masing-masing dan memberikan dukungan kepada sesama dalam menjalankan ibadah mereka.

Nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika di Desa Jeruklegi Wetan

Dalam menjaga kesatuan dalam keragaman, masyarakat Desa Jeruklegi Wetan menerapkan nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika. Mereka memahami pentingnya saling menghormati perbedaan suku, agama, dan budaya serta bekerja sama dalam memajukan desa.

Masyarakat desa juga aktif dalam kegiatan gotong royong untuk memperbaiki infrastuktur desa serta mengadakan kegiatan budaya yang melibatkan seluruh warga. Mereka menyadari bahwa keragaman adalah kekayaan yang harus dijaga dan dipelihara agar desa tetap harmonis dan maju.

Kepala Desa Evi Sulistyawan, S.E

Bapak Evi Sulistyawan, S.E. merangkul semua elemen masyarakat dan membantu menyelesaikan masalah-masalah yang ada di desa. Beliau juga aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan semua penduduk desa mendapatkan akses yang setara terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.

Terkait dengan pemberdayaan perempuan, Bapak Evi Sulistyawan, S.E. sangat peduli dengan keberlanjutan desa dan menggalang partisipasi dari seluruh warga desa. Melalui kepemimpinannya, Desa Jeruklegi Wetan terus berkembang dan menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa sekitarnya.

Kesimpulan

Desa Jeruklegi Wetan di Kecamatan Jeruklegi merupakan contoh nyata dari kesatuan dalam keragaman yang tercermin dalam semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Meskipun memiliki perbedaan suku, budaya, dan agama, masyarakat desa ini hidup berdampingan secara harmonis dan saling menghormati.

Also read:
Kerajinan Kayu Jeruklegi Wetan: Keahlian Tangan yang Mencerminkan Identitas Desa
Menjaga Masa Depan: Desa Jeruklegi Wetan Berperan dalam Pencegahan Eksploitasi Anak di Cilacap

Kepala Desa Evi Sulistyawan, S.E. memiliki peran penting dalam menjaga keberhasilan kehidupan harmonis di desa ini. Dalam kepemimpinannya, semua warga desa diberdayakan dan diberikan kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam memajukan desa.

Desa Jeruklegi Wetan adalah bukti bahwa walaupun berbeda-beda, kesatuan dalam keragaman dapat terwujud jika ada saling pengertian, toleransi, dan kerjasama antarwarga. Mari bersama-sama melestarikan semangat Bhineka Tunggal Ika untuk membangun masyarakat yang harmonis dan maju.

Kesatuan Dalam Keragaman: Bhineka Tunggal Ika Mewarnai Desa Jeruklegi Wetan Di Kecamatan Jeruklegi

Bagikan Berita